Rumus Debit Air

Debit dari volume dibagi waktu, atau dari luas pipa kali kecepatan.

Volume dibagi waktu

Contoh mengisi ember atau toren. Ukur volume dan stopwatch sendiri.

Debit dari volume
0.500 L/s
30.00 L/menit · 1.800 m³/jam

Luas pipa kali kecepatan

Diameter dalam PVC AW 1": 27.2 mm. Kecepatan 1 m/s adalah contoh, bukan anjuran.

Debit dari pipa
0.581 L/s
34.86 L/menit · 2.092 m³/jam

Rumus debit air

Rumus debit air yang paling langsung adalah volume dibagi waktu. Ember 10 liter yang penuh dalam 20 detik memberi debit 0.5 liter per detik. Itu sama dengan 30 liter per menit dan 1.8 meter kubik per jam. Cara menghitung debit air dari pipa memakai luas penampang kali kecepatan. Pipa PVC AW 1 inci di tabel punya diameter luar 32 mm dan tebal dinding 2,4 mm, jadi diameter dalam 27.2 mm. Pada kecepatan contoh 1 meter per detik, debitnya 0.581 liter per detik atau 2.092 meter kubik per jam. Kecepatan itu contoh agar hasil langsung muncul, bukan anjuran desain pompa.

Rumus

Q = volume / waktu
Q = luas penampang × kecepatan
luas = π × (diameter dalam / 2)²
1 L/s = 60 L/menit = 3,6 m³/jam

Waktu nol ditolak karena pembagian tidak terdefinisi. Volume nol memberi debit nol. Kecepatan nol pada pipa juga memberi debit nol, dan itu sah bila air diam. Diameter dalam tidak diketik bebas: ia selalu diameter luar dikurangi dua kali tebal dari tabel PVC AW yang sama dengan halaman ukuran pipa. Mengganti ukuran pipa di daftar mengubah luas, lalu debit, tanpa mengubah kecepatan yang sedang terisi. Satuan liter per detik, liter per menit, dan meter kubik per jam selalu dihitung bersama supaya konversi tidak dilakukan di luar halaman.

Debit pompa, toren, dan pipa

Debit pompa yang dibutuhkan rumah biasanya dibandingkan dengan kemampuan toren dan diameter pipa, bukan dengan rumus tabung di buku sekolah. Volume tangki ada di kalkulator kapasitas toren. Diameter yang masih aman untuk kecepatan aliran ada di kalkulator ukuran pipa air. Pemilihan pompa ada di halaman pompa, dan biaya pengeboran ada di kalkulator biaya sumur bor. Halaman ini tidak memilih kedalaman sumur dan tidak menghitung head pompa.

Tabel konversi

  • 1 liter per detik = 60 liter per menit.
  • 1 liter per detik = 3,6 meter kubik per jam.
  • 1 meter kubik per jam = 1.000 liter per jam.
  • Diameter dalam 1 inci pada tabel ini 27,2 mm, bukan 25,4 mm.

Batasan

  • Bukan hitungan volume tabung atau luas lingkaran untuk soal sekolah.
  • Kecepatan 1 m/s hanya contoh. Ukur atau ambil dari kurva pompa.
  • Tabel pipa adalah PVC AW. Pipa galvanis dan HDPE tidak ada di daftar ini.
  • Aliran dianggap penuh dan bulat. Pipa separuh penuh tidak dihitung.

Cara membaca hasil

Kartu pertama menjawab rumus volume dibagi waktu. Angka besar adalah liter per detik. Baris di bawahnya mengulang debit yang sama dalam liter per menit dan meter kubik per jam, jadi jangan menjumlahkan ketiganya. Kartu kedua menjawab aliran di dalam pipa. Mengubah volume ember tidak menggeser kartu pipa, dan mengubah kecepatan tidak menggeser kartu ember. Diameter yang tertulis di atas daftar pipa adalah diameter dalam, sudah dikurangi tebal dinding dua sisi. Bila hasil pipa jauh lebih besar daripada debit ember, air di pipa lebih deras daripada yang sempat ditampung wadah pada waktu ukur itu. Formulir tidak menyimpan ukuran ember. Ulangi stopwatch bila keran atau pompa yang diukur berbeda.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana rumus debit air?

Bagi volume dengan waktu. Sepuluh liter dalam 20 detik sama dengan 0,5 liter per detik.

Berapa 0,5 liter per detik dalam satuan lain?

0,5 liter per detik sama dengan 30 liter per menit, atau 1,8 meter kubik per jam.

Bagaimana cara menghitung debit dari pipa?

Kalikan luas penampang dengan kecepatan. Diameter dalam adalah diameter luar dikurangi dua kali tebal dinding.

Apakah 1 meter per detik adalah kecepatan yang dianjurkan?

Tidak. Angka itu contoh. Batas kecepatan pipa air bersih ada di kalkulator ukuran pipa.