Kalkulator rasio splitter menjumlahkan redaman fiber optik sepanjang jalur PON: splitter ODC dan ODP, kabel, sambungan, dan konektor, lalu mengurangkannya dari daya pancar OLT. Dua splitter 1:8 dengan isian contoh menghasilkan total redaman 23.4 dB, daya di ONU -20.4 dBm, dan margin 6.6 dB.
Rumus redaman fiber optik pada jalur PON
Redaman dalam desibel dijumlahkan, tidak dikalikan. Margin positif berarti daya yang sampai masih di atas sensitivitas ONU; margin negatif berarti pelanggan berisiko putus atau sering LOS.
total = splitter 1 + splitter 2 + panjang × dB/km + sambungan × dB + konektor × dB daya diterima = daya pancar − total margin = daya diterima − sensitivitas ONU
- Splitter: 2 × 10.6 dB = 21.2 dB.
- Kabel 2 km × 0.4 dB/km = 0.8 dB; sambungan dan konektor 1.4 dB.
- Diterima 3 − 23.4 = -20.4 dBm; margin terhadap -27 dBm = 6.6 dB.
Redaman splitter 1:4, 1:8, 1:16, 1:32
Batas insertion loss splitter seimbang dari ITU-T G.671 Amd.1 (2006), jendela 1310/1550 nm (WR1), jangkauan normal. Anggaran daya memakai kolom maksimum agar aman.
| Rasio | Minimum (dB) | Maksimum (dB) |
|---|---|---|
| 1:4 | 5.4 | 7.4 |
| 1:8 | 8.2 | 10.6 |
| 1:16 | 10.8 | 14.1 |
| 1:32 | 13.3 | 17.5 |
Splitter tidak seimbang (rasio 10:90, 20:80)
Rasio 1:2, 1:64, dan kaki splitter tidak seimbang memakai redaman ideal −10 log pecahan daya. Kaki 50% idealnya 3.01 dB; kaki 10% sekitar 10.0 dB. Produk nyata menambah rugi sisipan, jadi tambahkan dari datasheet bila ada.
Kaki 90% pada pasangan 10:90 idealnya hanya 0.46 dB, sehingga sisa daya bisa diteruskan ke kotak berikutnya, sedangkan kaki 10% mengantar daya ke pelanggan terdekat. Pilih kaki yang benar-benar dilalui pelanggan yang sedang dihitung, lalu ulangi hitungan untuk pelanggan di ujung rantai.
Istilah jaringan FTTH
- OLT — perangkat pusat di sisi penyedia; daya pancarnya ditulis dalam dBm.
- ODC dan ODP — kotak distribusi tempat splitter tingkat pertama dan kedua dipasang.
- ONU atau ONT — modem fiber di rumah pelanggan; sensitivitasnya batas daya terendah yang masih terbaca.
- dB dan dBm — dB adalah redaman, dBm adalah daya. Daya diterima sama dengan dBm dikurangi dB.
Bandingkan daya diterima hasil hitungan dengan bacaan power meter di ODP. Selisih besar biasanya menandakan sambungan atau konektor yang lebih buruk dari isian.
Batasan
Daya pancar OLT, sensitivitas ONU, redaman kabel, sambungan, dan konektor berbeda per perangkat, jadi semuanya isian. Konektor kotor dan tekukan kabel tidak dihitung. Ubah panjang meter ke kilometer di konversi panjang; daya listrik perangkat di watt ke ampere.
Pertanyaan yang sering muncul
Redaman splitter 1:8 berapa dB?
Menurut ITU-T G.671 Amd.1 (WR1, jangkauan normal), splitter 1:8 maksimum 10,6 dB dan minimum 8,2 dB. Anggaran daya memakai angka maksimum.
Bagaimana cara menghitung redaman fiber optik?
Jumlahkan redaman splitter, kabel (panjang km × dB/km), sambungan, dan konektor. Daya di ONU sama dengan daya pancar OLT dikurangi total redaman itu.
Berapa sisa daya pada contoh dua splitter 1:8?
Dua splitter 10,6 dB menjadi 21,2 dB. Ditambah 2 km × 0,4 dB/km, 4 sambungan × 0,1 dB, dan 2 konektor × 0,5 dB, total 23,4 dB. Dari 3 dBm tersisa -20,4 dBm, margin 6,6 dB terhadap sensitivitas -27 dBm.
Splitter 10:90 redamannya berapa?
Secara ideal kaki 10% meredam 10 dB dan kaki 90% sekitar 0,46 dB. Produk nyata menambah rugi sisipan, jadi pakai angka datasheet bila tersedia.
Apakah daya pancar OLT dan sensitivitas ONU sudah terisi standar?
Tidak. Keduanya berbeda per perangkat, jadi angka awal hanya contoh isian. Pakai nilai dari datasheet OLT dan ONU Anda.