← Semua alat ojol

Dana Darurat & Tabungan

Biaya hidup kali jumlah bulan. Sisa dibagi per hari bila penghasilan tidak tetap, atau dibaca per bulan bila gaji tetap.

Tidak ada aplikasi yang bisa memanipulasi orderan. Yang bisa Anda kendalikan adalah biaya, jam kerja, dan order mana yang Anda ambil.
Rekomendasi
SANGGUP
Sisihkan per hari narik
Rp 76,923
Target Rp 9,000,000 · ± 4.5 bulan

Penghasilan dan biaya hidup

Pakai angka dari kalkulator THP bersih
Awal 3 bulan, bukan aturan OJK
Sisa ke target
Rp 9,000,000
Surplus / bulan
Rp 2,000,000

Cara menghitung dana darurat

Dana darurat dihitung dari biaya hidup sebulan kali jumlah bulan yang ingin ditutup. Tiga bulan adalah nilai awal, bukan aturan OJK dan bukan produk bank. Pekerja dengan gaji tetap menyisihkan sisa gaji tiap bulan. Penghasilan yang tidak tetap, termasuk penghasilan harian driver, membagi sisa itu dengan hari kerja supaya setoran tidak bergantung pada satu hari yang ramai.

Jumlahkan sewa, makan, kuota, dan cicilan wajib dari catatan sendiri. Jangan masukkan bonus yang belum cair. Tabungan sekarang adalah saldo yang benar-benar bisa dipakai, bukan saldo yang masih menggantung di dompet elektronik.

Istilah isian

  • Biaya hidup / bulan (Rp) — sewa, makan, kuota, dari catatan sendiri. Cicilan motor yang wajib dibayar meski sepi masuk di sini.
  • THP rata-rata / bulan (Rp) — sisa setelah BBM dan ops; isi dari kalkulator THP, bukan gross layar.
  • Tabungan sekarang (Rp) — saldo tunai atau rekening yang sudah ada untuk buffer.
  • Buffer (bulan) — berapa bulan biaya hidup ditabung, awal 3 bulan, bukan aturan OJK.
  • Hari narik / bulan — untuk membagi surplus jadi setoran harian, biasanya 24 sampai 28.

Contoh pengisian langkah demi langkah

  1. Isi Biaya hidup / bulan (Rp) = 3,000,000 dari catatan rumah, bukan perkiraan kasar.
  2. Isi THP rata-rata / bulan (Rp) = 5,000,000, sama dengan contoh di THP bersih.
  3. Isi Tabungan sekarang (Rp) = 0 untuk meniru awal menabung.
  4. Biarkan Buffer (bulan) = 3 dan Hari narik / bulan = 26.

Hasil: target Rp 9,000,000, sisa Rp 9,000,000, surplus Rp 2,000,000/bulan, setoran sekitar Rp 76,923/hari. Status on_track. Fungsi calculateDanaDarurat yang sama dengan formulir. Bukan jaminan orderan.

Kartu besar menampilkan setoran per hari narik jika masih menabung, atau sisa ke target jika status TEKOR. Label SUDAH CUKUP, SANGGUP, LAMA, atau TEKOR mengikuti perbandingan tabungan, surplus, dan buffer. Kartu Sisa ke target dan Surplus per bulan membantu cek apakah angka masuk akal sebelum Anda mengubah gaya hidup.

Rumus di balik tombol

target = biaya hidup × buffer
sisa = max(0, target − tabungan)
setoran/hari = surplus / hari narik

Kalau hasilnya aneh

Status TEKOR berarti THP lebih kecil dari biaya hidup — turunkan target buffer atau biaya, bukan memaksakan jam. Hitung sisa dulu di THP bersih. Status LAMA artinya selesai lebih dari dua kali buffer; itu bukan bug rumus. Jangan naikkan buffer ke enam bulan jika surplus tipis. Ini aritmetika tabungan, bukan deposito dan bukan KPR. Angka sepenuhnya dari isian Anda.

Komentar & masukan

Ada angka yang terasa janggal, fitur yang kurang, atau pengalaman memakai alat ini? Tulis di sini. Komentar ditinjau dulu sebelum tampil, dan pertanyaan akan kami jawab.

0/1000
Jangan menulis nomor HP, email, atau data pribadi lain.