Rumus IP ayam broiler membandingkan daya hidup dan bobot panen dengan umur dan FCR. Contoh satu kandang 5,000 DOC, panen 4,800 ekor umur 32 hari, menghasilkan FCR 1.60 dan IP 375. Makin tinggi IP, makin efisien satu periode pemeliharaan.
Rumus FCR ayam broiler
FCR (feed conversion ratio) adalah kilogram pakan yang habis dibagi kilogram bobot hidup yang dipanen. FCR lebih kecil berarti pakan lebih efisien.
FCR = total pakan (kg) ÷ bobot panen (kg) daya hidup % = ekor panen ÷ DOC × 100 deplesi % = 100 − daya hidup % bobot rata-rata = bobot panen ÷ ekor panen IP = (daya hidup % × bobot rata-rata) ÷ (umur × FCR) × 100
Cara menghitung IP ayam broiler
- Daya hidup = 4,800 ÷ 5,000 × 100 = 96% (deplesi 4%).
- Bobot rata-rata = 9,600 ÷ 4,800 = 2.00 kg.
- FCR = 15,360 ÷ 9,600 = 1.60.
- IP = (96 × 2.00) ÷ (32 × 1.60) × 100 = 375.
| Komponen | Contoh kandang |
|---|---|
| Daya hidup | 96% |
| Deplesi | 4% |
| Bobot rata-rata | 2.00 kg |
| FCR | 1.60 |
| IP | 375 |
Membaca hasil IP dan FCR
Dari rumusnya, IP naik bila daya hidup atau bobot rata-rata naik, dan turun bila umur panen atau FCR naik. Contoh kedua: kandang yang sama tetapi pakan habis 16,320 kg membuat FCR 1.70 dan IP turun ke 353. Selisih pakan 960 kg itu menurunkan IP sekitar 22 poin tanpa mengubah jumlah ayam yang dipanen.
Deplesi dan daya hidup
Deplesi di kalkulator ini mencakup semua ayam yang tidak ikut dipanen: mati, diafkir, atau hilang, karena dihitung dari selisih DOC masuk dan ekor panen. Daya hidup adalah kebalikannya. Bila catatan kandang memisahkan mati dan afkir, jumlahkan keduanya dulu lalu kurangkan dari DOC untuk mendapat ekor panen. Bobot diisi dalam kilogram, umur dalam hari, dan FCR tidak bersatuan.
Istilah isian kandang
DOC masuk adalah anak ayam yang diterima saat chick-in. Ekor dipanen adalah ayam yang ditimbang di akhir periode. Bobot panen total adalah timbangan semua ayam panen dalam kilogram. Pakan total menjumlahkan semua sak yang dipakai. Umur dihitung dari chick-in sampai timbang panen. Harga pakan, DOC, dan ayam opsional, dipakai hanya untuk biaya dan nilai panen.
Agar IP akurat, pakan total dihitung dari stok awal ditambah semua kiriman lalu dikurangi sisa sak di gudang, bukan dari jumlah pesanan. Bobot panen diambil dari nota timbangan semua ayam yang keluar kandang, termasuk panen bertahap, lalu dijumlahkan sebelum diisi.
Batasan
Contoh di atas adalah angka misal, bukan target perusahaan kemitraan. Kontrak inti-plasma bisa memakai rumus bonus sendiri. Hitung harga jual per kilogram di kalkulator HPP dan titik impas di break even point.
Pertanyaan yang sering muncul
Rumus FCR ayam broiler apa?
FCR = total pakan (kg) dibagi bobot panen (kg). Pakan 15,360 kg untuk bobot panen 9,600 kg memberi FCR 1,6.
Bagaimana cara menghitung IP ayam broiler?
IP = (daya hidup % × bobot rata-rata kg) / (umur hari × FCR) × 100. Daya hidup 96%, bobot rata-rata 2 kg, umur 32 hari, dan FCR 1,6 menghasilkan IP 375.
Deplesi dihitung bagaimana?
Deplesi = 100% dikurangi daya hidup. Dari 5,000 DOC dan 4,800 ekor panen, daya hidup 96% dan deplesi 4%. Deplesi mencakup ayam mati, diafkir, atau hilang.
Apa pengaruh FCR terhadap IP?
FCR berada di penyebut, jadi FCR naik membuat IP turun. Pada kandang contoh, FCR 1,7 alih-alih 1,6 menurunkan IP dari 375 menjadi sekitar 353.
Apakah harga pakan ikut terisi?
Tidak. Harga pakan, DOC, dan ayam adalah isian opsional dan kosong pada awalnya. Halaman ini tidak memuat harga pasar.