Cara Menghitung HPP

Harga pokok dari persediaan atau per porsi, lalu harga jual dari margin atau markup.

Pertanyaan

Ilustrasi SAK EMKM (IAI), metode periodik. Harga jual adalah rumus harga, bukan baris laporan.

Hasil simulasi, bukan nasihat keuangan, pajak, atau hukum. Angka akhir mengikuti bank, kantor pajak, notaris, atau perusahaan Anda.

HPP
Rp 1,000,000
Awal Rp 0 + pembelian Rp 2,100,000 − akhir Rp 1,100,000

Cara menghitung HPP

Cara menghitung HPP barang dagang adalah persediaan awal ditambah pembelian, lalu dikurangi persediaan akhir. Ilustrasi SAK EMKM memakai awal Rp 0, pembelian Rp 2,100,000, dan akhir Rp 1,100,000, sehingga HPP-nya Rp 1,000,000. Angka itu biaya barang yang terjual, belum laba. Tiga tombol di atas memakai rumus yang sama dengan contoh di bawah, jadi hasil formulir tidak bergeser dari artikel.

Tombol Persediaan untuk toko yang menghitung di akhir periode. Tombol Per porsi untuk dapur yang membagi biaya bahan. Tombol Harga jual mengubah HPP menjadi harga, lewat margin atau markup. Diskon dari harga yang sudah jadi dihitung di cara menghitung diskon.

Rumus HPP persediaan

Metode periodik baru mencatat harga pokok di akhir periode, bukan pada setiap struk. Persediaan awal adalah stok saat periode dibuka. Pembelian adalah barang masuk selama periode, sudah bersih dari retur bila Anda menguranginya sendiri. Persediaan akhir adalah stok yang masih ada saat tutup buku. Selisihnya adalah barang yang dianggap terjual.

HPP = persediaan awal + pembelian − persediaan akhir

Contoh bernomor dari ilustrasi IAI, bukan tebakan. Persediaan awal Rp 0. Pembelian Rp 2,100,000. Persediaan akhir Rp 1,100,000. Nol ditambah 2,100,000 dikurangi 1,100,000 sama dengan 1,000,000. Jurnal penyesuaian di modul itu mendebit HPP dan mengkredit persediaan sebesar angka yang sama.

Cara hitung HPP makanan

HPP makanan per porsi membagi total biaya bahan dengan jumlah porsi yang dihasilkan resep itu. Ini cara dapur, bukan rumus persediaan toko. Masukkan hanya bahan yang benar-benar terpakai. Gas, gaji, dan sewa adalah biaya lain; tambahkan ke total hanya jika Anda memang ingin HPP penuh, lalu tulis asumsinya di catatan sendiri.

HPP per porsi = total biaya bahan / jumlah porsi

Contoh yang terisi di tombol Per porsi: biaya Rp 150,000 untuk 20 porsi. Hasilnya Rp 7,500 per porsi. Jumlah porsi nol tidak bisa dibagi, jadi hasil dikosongkan.

Cara menghitung harga jual dan margin keuntungan

Margin dan markup bukan angka yang sama. Margin dihitung dari harga jual. Markup dihitung dari modal atau HPP. Empat puluh persen margin berarti HPP hanya enam puluh persen dari harga. Empat puluh persen markup berarti harga adalah HPP ditambah empat puluh persennya.

harga margin = HPP / (1 − margin)
harga markup = HPP × (1 + markup)

Pada HPP Rp 7,500 dan 40%, margin menghasilkan Rp 12,500 dengan laba Rp 5,000. Markup pada angka yang sama menghasilkan Rp 10,500 dengan laba Rp 3,000. Margin seratus persen atau lebih ditolak, karena penyebutnya nol atau negatif.

Tabel ringkas

CaraContohHasil
Persediaan periodik0 + 2,100,000 − 1,100,000Rp 1,000,000
Per porsi150,000 / 20Rp 7,500
Margin 40%7,500 / 0.60Rp 12,500
Markup 40%7,500 × 1.40Rp 10,500

Kalau hasilnya aneh

  • HPP negatif berarti persediaan akhir lebih besar dari stok masuk. Cek satuan dan periode.
  • Pembelian di ilustrasi ini sudah bersih. Retur dan diskon pembelian dikurangi dulu.
  • HPP per porsi bukan harga jual. Laba baru ada setelah Anda memilih margin atau markup.
  • Titik impas dari harga dan biaya tetap ada di cara menghitung break even point.
  • Persen biasa, tanpa harga pokok, ada di cara menghitung persen.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana cara menghitung HPP?

Untuk barang dagang, HPP = persediaan awal + pembelian − persediaan akhir. Ilustrasi SAK EMKM: pembelian 2,100,000 dikurangi persediaan akhir 1,100,000 menghasilkan HPP 1,000,000.

Bagaimana cara menghitung HPP makanan per porsi?

Bagi total biaya bahan dengan jumlah porsi. Bahan 150,000 untuk 20 porsi berarti HPP 7,500 per porsi. Tenaga dan sewa tidak masuk kecuali Anda menambahkannya ke total biaya.

Apa beda margin dan markup pada harga jual?

Margin 40% dihitung dari harga jual, jadi harga = HPP / 0.60. Markup 40% dihitung dari modal, jadi harga = HPP × 1.40. Pada HPP 7,500, margin 40% menjadi 12,500 dan markup 40% menjadi 10,500.

Apakah HPP sudah termasuk laba?

Tidak. HPP adalah biaya barang yang terjual. Laba baru muncul setelah harga jual dikurangi HPP. Titik impas dihitung di kalkulator break even point.