Kalkulator Volume Galian Tanah

Hitung m³ in-situ, volume lepas AHSP, dan ritase dump dari jenis tanah yang Anda pilih.

Bentuk galian

Bisa diedit; bukan kapasitas resmi
Volume lepas · Tanah liat / lempung
6,000
In-situ 4,800 m³ · swell 1,25
2 rit bak 4,0
Tanah asli
4,800
Ritase
2
rit

Cara mengisi Kalkulator Volume Galian Tanah

Tool ini menghitung volume tanah asli di tempat, volume lepas setelah mengembang, dan ritase dump dari bentuk galian yang Anda pilih di formulir. Angka ritase untuk sewa truk, bukan untuk menawar per meter kubik in-situ. Denah dan shop drawing hampir selalu dalam meter; kolom geometri di sini juga meter, bukan sentimeter. Tidak ada kolom wastage terpisah: faktor swell pada jenis tanah sudah mengubah in-situ menjadi volume lepas, jadi jangan menambah cadangan pecah di luar itu.

Yang tidak dihitung: longsor dinding, dewatering, ceceran di jalan, jarak angkut, timbun kembali, dan cor sloof di dasar parit. Hasil take-off geometri kering untuk rumah tinggal, bukan kuantitas AHSP lengkap atau laporan soil test.

Istilah isian

  • Parit / sloof — tombol bentuk untuk saluran atau galian memanjang; pakai jumlah jalur, bukan jumlah lubang.
  • Lubang pondasi — mode tapak: isi jumlah lubang, bukan jumlah jalur. Setiap lubang memakai panjang, lebar, dan dalam yang sama.
  • Volume langsung — ketik m³ in-situ jika shop drawing sudah menjumlahkan, tanpa mengisi geometri lagi.
  • Panjang (m), Lebar (m), Dalam (m) — geometri galian dari denah, satuan meter. Parit 60 cm ditulis 0,6 bukan 60.
  • Jumlah jalur — di mode parit. Di mode lubang labelnya Jumlah lubang.
  • Volume in-situ (m³) — hanya di mode Volume langsung; sudah volume tanah asli, belum dikali swell.
  • Jenis tanah — pasir, lempung, kerikil, cadas, atau batu; faktor swell tertulis di opsi. Swell bukan wastage material.
  • Kapasitas bak dump (m³) — volume bak yang Anda pakai, default 4 m³, boleh diedit. Ritase memakai volume lepas dibagi bak.

Contoh pengisian langkah demi langkah

  1. Klik tombol Parit / sloof (default halaman).
  2. Isi Panjang (m) = 10, Lebar (m) = 0,6, Dalam (m) = 0,8. Jangan ketik 60 atau 80.
  3. Biarkan Jumlah jalur = 1.
  4. Pada Jenis tanah pilih lempung (faktor 1,25).
  5. Biarkan Kapasitas bak dump (m³) pada nilai awal.

Hasil yang muncul: in-situ 4,800, lepas 6,000, ritase 2 rit. Fungsi yang sama dengan formulir. Volume lepas lebih besar dari in-situ karena tanah mengembang di bak; ritase dibulatkan ke atas. Kalau Anda merencanakan beberapa jalur parit, ubah jumlah jalur, jangan mengetik panjang total di kolom lebar.

Rumus di balik tombol

V_asli = P × L × T × n
V_lepas = V_asli × faktor swell
ritase = ceil(V_lepas / bak m³)

Panjang, lebar, dan dalam harus satu satuan meter. Faktor swell hanya mengubah in-situ menjadi lepas; tool tidak menambah wastage percikan atau overdig. Bak dump yang terlalu kecil menaikkan ritase, bukan volume tanah asli.

Kalau hasilnya aneh

Ritase melonjak jika bak diisi terlalu kecil, tanah dipilih batu pecah, atau lebar parit diketik dalam sentimeter. Jangan kalikan swell dua kali, dan jangan menganggap swell sebagai cadangan pecah. Cor sloof di dasar parit dihitung terpisah di Volume Cor Beton. Hasil take-off geometri kering, bukan kuantitas longsor, dewatering, timbering, atau jarak haul. Timbunan kembali dan pemadatan juga tidak masuk angka ritase.