Cara menghitung konsumsi dan biaya BBM motor per hari
Tool ini menghitung liter dan rupiah bensin per hari serta per bulan dari km tempuh. Harga BBM selalu diketik sendiri dari struk SPBU, bukan harga nasional dan bukan harga Pertamina yang dikunci di kode. Hasilnya estimasi konsumsi, bukan stok tangki real-time.
Km per hari dibaca dari odometer harian atau dari km bulan dibagi hari narik. Kalau store sudah punya 3,000 km per bulan, formulir bisa menampilkan turunan 3,000 dibagi 26. Konsumsi km per liter dari catatan isi bensin: km tempuh antar SPBU dibagi liter yang masuk. Jangan memakai angka brosur pabrik jika irama mesin Anda sudah beda.
Istilah isian
- Km per hari — odometer harian, bukan harapan orderan ramai.
- Konsumsi (km/L) — dari catatan isi bensin, sama satuan dengan Biaya per km.
- Harga BBM (Rp/L) — struk SPBU Anda, diketik setiap kali harga berubah.
- Hari narik / bulan — untuk mengubah liter harian jadi liter bulanan.
Contoh pengisian langkah demi langkah
- Isi Km per hari = 120 (atau biarkan turunan 3,000 km/bulan dibagi 26).
- Isi Konsumsi (km/L) = 40 dari catatan tangki, bukan brosur.
- Isi Harga BBM (Rp/L) = 10,000 sesuai struk.
- Isi Hari narik / bulan = 26, lalu baca liter per hari dan per bulan.
Hasil: 3.00 L/hari (Rp 30,000), 78.0 L/bulan (Rp 780,000). Fungsi calculateBbmHarian.
Kartu utama adalah liter dan rupiah per hari. Dua kartu bawah: Liter per bulan dan Rupiah per bulan. Angka ini hanya BBM, belum oli, cicilan, atau penyusutan. Untuk biaya total per km, lanjut ke Biaya per km. Untuk sisi listrik, bandingkan di Motor listrik vs bensin. Kalau km per hari naik tiba-tiba, cek apakah Anda memasukkan km bulanan ke kolom harian. Km harian biasanya naik pada hari Anda banyak narik di jam ramai.
Rumus di balik tombol
rupiah/hari = liter/hari × harga BBM
Kalau hasilnya aneh
Konsumsi 5 km/L membuat biaya meledak; cek apakah Anda tertukar liter per km. Konsumsi 0 gagal dibagi. Km per hari 0 membuat liter nol. Banding listrik di Motor listrik. Gabungkan dengan oli dan cicilan di Biaya per km sebelum memakai angka ini sebagai biaya total narik. Bukan harga BBM nasional; ganti sesuai SPBU Anda.
Biaya bensin ini mengurangi pendapatan harian; hitung sisanya di kalkulator penghasilan bersih ojol.
Pertanyaan yang sering muncul
Bagaimana cara menghitung konsumsi BBM motor?
Isi penuh tangki dan catat odometer, lalu isi penuh lagi setelah beberapa hari. Konsumsi (km/L) = km tempuh ÷ liter yang masuk di pengisian kedua. Angka ini lebih jujur daripada klaim brosur.
Bagaimana menghitung biaya bensin per hari?
Liter per hari = km per hari ÷ km per liter, lalu kalikan harga BBM per liter. Contoh: 120 km ÷ 40 km/L = 3 liter, dikali Rp 10,000 = Rp 30,000 per hari atau Rp 780,000 untuk 26 hari narik.
Kenapa konsumsi BBM saya lebih boros dari brosur?
Lalu lintas stop-and-go, boncengan, tekanan ban kurang, dan servis yang terlambat menurunkan km per liter. Pakai angka dari catatan isi bensin sendiri, bukan angka pabrik.