Cara mengisi Banding Motor Listrik vs Bensin
Tool ini membandingkan biaya energi dan servis per km antara motor bensin dan listrik. Tarif listrik dan harga bensin Anda ketik sendiri, bukan harga Pertamina terkunci dan bukan tarif PLN resmi. Hasilnya estimasi operasional, bukan jarak tempuh baterai pabrik dan bukan uji SNI.
KM per hari dibaca dari odometer atau rata-rata catatan narik, bukan harapan. Harga bensin dari struk SPBU. Tarif listrik dari token atau tagihan rumah, dibagi kWh yang terpakai. Konsumsi Wh per km memakai nilai awal katalog di formulir; ganti jika Anda punya catatan charger sendiri. Efisiensi cas adalah rugi adaptor, bukan klaim pabrikan.
Istilah isian
- KM / hari dan Hari narik / bulan — jarak kerja, bukan touring libur.
- Konsumsi (km/L) dan Harga bensin (Rp/L) — sisi bensin dari catatan isi tangki.
- Servis bensin / bulan (Rp) — oli, busi, CVT rata-rata; boleh 0 untuk contoh energi murni.
- Konsumsi (Wh/km) — default katalog, bukan uji SNI.
- Tarif listrik (Rp/kWh) — dari token atau tagihan, diketik sendiri.
- Efisiensi cas (%) — rugi charger; 0 membuat hitungan gagal.
- Servis listrik / bulan (Rp) dan Selisih harga beli EV (Rp) — untuk payback, 0 jika harga beli sama.
Contoh pengisian langkah demi langkah
- Isi KM / hari = 80 dan Hari narik / bulan = 26.
- Isi Konsumsi (km/L) = 40 dan Harga bensin (Rp/L) = 10.000; servis bensin 0 untuk contoh energi murni.
- Biarkan Konsumsi (Wh/km) pada nilai awal, tarif 1.500, efisiensi cas sesuai nilai awal.
- Isi servis listrik dan selisih harga beli hanya jika Anda memang membandingkan cicilan beli EV.
Hasil: bensin Rp 250/km vs listrik Rp 67/km; per bulan Rp 520.000 vs Rp 138.667. Fungsi compareMotorListrik. Bukan klaim hemat pabrik.
Kartu besar menampilkan selisih per bulan (hemat atau lebih mahal) dan perkiraan payback jika selisih harga beli terisi. Empat kartu bawah: Bensin per km, Listrik per km, lalu masing-masing per bulan. Status LISTRIK LEBIH HEMAT, BENSIN LEBIH HEMAT, atau HAMPIR SAMA hanya dari angka yang Anda ketik, bukan ranking merek.
Rumus di balik tombol
listrik/km = (Wh/km / 1000) × tarif / efisiensi
Kalau hasilnya aneh
Efisiensi 0 gagal. Wh per km terlalu kecil membuat listrik terlihat mustahil hemat. Jangan memakai harga bensin resmi yang dikunci situs. Bandingkan juga cicilan di Kredit motor dan biaya km di Biaya per km. Hasil estimasi energi, bukan jarak tempuh baterai dan bukan cara gacor.