Cara menghitung kebutuhan besi kolom, balok, dan sloof
Kebutuhan besi terdiri dari tulangan pokok yang memanjang sepanjang elemen dan sengkang yang melingkar setiap jarak tertentu. Panjang keduanya dikali berat per meter dari tabel SNI menjadi kilogram, lalu potongan disusun ke batang 12 m untuk mengetahui jumlah batang yang dibeli. Kalkulator ini menjumlah semua elemen sekaligus.
panjang pokok = (panjang elemen + sambungan) × jumlah tulangan × jumlah elemen jumlah sengkang = (panjang elemen ÷ jarak + 1) × jumlah elemen panjang sengkang = 2 × (lebar − 2 selimut + tinggi − 2 selimut) + 2 × kait berat = panjang × berat per meter batang 12 m = ⌈jumlah potongan ÷ ⌊12 ÷ panjang potongan⌋⌉
Contoh: kolom 30 × 30 cm, 4D12, sengkang Ø8-15
- Tulangan pokok: 4 × 3 m = 12 m → 10.65 kg, cukup 1 batang 12 m.
- Satu sengkang: 2 × (24 + 24) cm + 2 × 10 cm kait = 116 cm.
- Jumlah sengkang: 300 ÷ 15 + 1 = 21 buah, total 24.36 m → 9.61 kg, 3 batang.
- Total berat bersih 20.27 kg.
Kebutuhan besi sloof dan balok
Sloof dan balok memakai rumus yang sama; masukkan per bentang, bukan panjang total keliling rumah. Contoh di kalkulator: 10 bentang sloof 4 m berpenampang 15 × 20 cm dengan 4Ø10 dan sengkang Ø8-15 membutuhkan 14 batang Ø10 dan 13 batang Ø8, berat bersih 158.3 kg.
Untuk balok ring dan balok lantai, isi panjang per bentang di antara kolom beserta jumlah bentangnya. Bila satu bentang lebih panjang dari 12 m, tulangan pokok harus disambung; isi panjang sambungannya sesuai gambar kerja.
Berat besi beton per meter (SNI 2052)
| Diameter | Berat per meter | Per batang 12 m |
|---|---|---|
| Ø6 | 0.222 kg | 2.66 kg |
| Ø8 | 0.395 kg | 4.74 kg |
| Ø10 | 0.617 kg | 7.40 kg |
| Ø12 | 0.888 kg | 10.65 kg |
| Ø13 | 1.042 kg | 12.50 kg |
| Ø16 | 1.578 kg | 18.94 kg |
Diameter lain dan berat aktual di lapangan ada di kalkulator berat besi beton.
Kenapa jumlah batang lebih banyak dari total panjang ÷ 12
Potongan tidak bisa disambung dari sisa. Empat tulangan 7 m berjumlah 28 m, tetapi satu batang 12 m hanya menghasilkan satu potong 7 m, sehingga dibutuhkan 4 batang, bukan 3. Karena itu hasil menampilkan berat bersih terpasang dan berat beli. Volume cor dihitung di kalkulator volume beton; pelat lantai bisa memakai wiremesh.
Istilah isian
- Selimut beton — tebal beton dari permukaan elemen sampai sengkang.
- Kait — panjang bengkokan di tiap ujung sengkang agar mengunci tulangan pokok.
- Sambungan per batang — tambahan panjang lewatan atau penjangkaran dari gambar kerja.
- Berat bersih — besi yang terpasang; berat beli — jumlah batang 12 m dikali berat per batang.
Batasan
- Ini daftar belanja, bukan desain struktur. Dimensi, tulangan, sambungan lewatan, dan penjangkaran mengikuti gambar kerja dan SNI 2847.
- Sisa potongan dari elemen berbeda tidak digabung, jadi hasil sedikit di sisi aman.
Pertanyaan yang sering muncul
Bagaimana cara menghitung kebutuhan besi kolom?
Kalikan tinggi kolom dengan jumlah tulangan pokok, lalu tambahkan sengkang: tinggi dibagi jarak sengkang ditambah satu, dikali keliling sengkang. Kolom 30 × 30 cm setinggi 3 m dengan 4D12 dan Ø8-15 butuh 12 m D12 dan 21 sengkang.
Bagaimana menghitung panjang sengkang?
Dua kali jumlah lebar dan tinggi penampang setelah dikurangi dua kali selimut, ditambah dua kait. Penampang 30 × 30 cm, selimut 3 cm, kait 10 cm memberi 116 cm per sengkang.
Kenapa berat beli lebih besar dari berat bersih?
Besi dijual per batang 12 m dan sisa potongan tidak selalu terpakai. Empat potong 7 m butuh 4 batang, bukan 3, sehingga berat beli lebih besar dari berat terpasang.
Bagaimana menghitung kebutuhan besi sloof?
Masukkan sloof per bentang: panjang, jumlah bentang, penampang, tulangan pokok, dan sengkang. Kalkulator menjumlah sloof bersama kolom dan balok per diameter.
Apakah kalkulator ini menentukan ukuran tulangan?
Tidak. Ini daftar belanja dari gambar kerja. Ukuran penampang dan tulangan ditentukan perencana struktur sesuai SNI 2847.