Kalkulator Pulley & Belt

Hitung rasio puli, RPM driven, panjang sabuk terbuka/silang, dan kecepatan belt.

Input

Rasio d₂ / d₁
2,500 : 1
RPM driven 576,0
Panjang sabuk
1.363,8
mm
Kecepatan belt
7,54
m/s

Cara mengisi Kalkulator Pulley & Belt

Tool ini menghitung rasio puli, RPM driven, panjang sabuk, dan kecepatan belt dari diameter dan jarak poros. Tanpa slip.

Diameter pitch dibaca dari katalog puli atau diukur di alur sabuk, bukan diameter luar flange. Jarak poros C diukur pusat ke pusat di bengkel atau dari denah mesin, milimeter. RPM penggerak dari nameplate motor. Sabuk silang hanya jika arah putaran harus berbalik; aus lebih cepat di tepi. Slip tidak dihitung: RPM aktual sedikit di bawah angka kinematik. Panjang hasil dibulatkan ke kode sabuk A/B/C terdekat di katalog, plus ruang tensioner. Jangan memakai diameter luar velg sebagai diameter pitch sabuk V.

Istilah isian

  • Sabuk terbuka / Sabuk silang — rumus panjang berbeda.
  • Ø penggerak (mm) — diameter puli motor.
  • Ø driven (mm) — diameter puli yang digerakkan.
  • Jarak poros C (mm) — jarak pusat ke pusat.
  • RPM penggerak — putaran motor.

Satuan jebakan: semua diameter dan C dalam milimeter, bukan sentimeter. Mengisi 10 karena puli 100 mm membuat rasio kacau. Jarak poros harus lebih besar dari setengah jumlah diameter; kalau tidak, muncul peringatan dan panjang sabuk tidak dihitung. Kedua diameter harus di atas nol. RPM 1440 khas motor 4 kutub, bukan 1500 sinkron.

Contoh pengisian langkah demi langkah

  1. Klik Sabuk terbuka.
  2. Isi Ø penggerak 100 mm, Ø driven 250 mm.
  3. Isi jarak poros 400 mm dan RPM penggerak 1440.

Hasil: rasio 2,50, RPM driven 576, panjang sabuk 1.364 mm, kecepatan 7,54 m/s. Fungsi calculatePulley yang sama dengan formulir.

Kartu Rasio d₂ / d₁ adalah perbandingan diameter driven terhadap penggerak. RPM driven di bawahnya. Kartu Panjang sabuk dalam milimeter, dibulatkan ke kode sabuk katalog plus tensioner. Kartu Kecepatan belt dalam m/s; batas kasar sabuk V umum sekitar 25 m/s. Tool tidak menghitung lebar sabuk atau daya hantar. Hasil geometri, bukan merek sabuk. Estimasi tanpa slip.

Rumus di balik tombol

n2 = n1 × (d1 / d2)
L terbuka = 2C + π(D+d)/2 + (D−d)²/(4C)

Kalau hasilnya aneh

C terlalu kecil memunculkan peringatan. Roda gigi di Gear Ratio. Torsi poros di Torsi & Daya Motor. Hasil geometri, bukan desain lebar sabuk pabrikan. Sabuk terbuka adalah default; silang hanya jika arah putaran harus berbalik.