Simulasi KPR Fixed & Floating

Anuitas masa bunga tetap, lalu sisa pokok dengan suku mengambang. Bukan produk bank.

Pertanyaan

Isi pokok setelah uang muka. Kedua suku bisa diganti.

Hasil simulasi, bukan nasihat keuangan, pajak, atau hukum. Angka akhir mengikuti bank, kantor pajak, notaris, atau perusahaan Anda.

Cicilan masa tetap
Rp 1,933,280
Lalu Rp 2,050,544 · sisa pokok Rp 63,548,887

Cicilan KPR fixed lalu floating

Cicilan masa bunga tetap dihitung sebagai anuitas atas seluruh tenor, lalu sisa pokok dihitung ulang dengan suku mengambang. Contoh pokok Rp 100,000,000, suku tetap 6 persen selama 2 tahun, lalu 10 persen, tenor 5 tahun, memberi cicilan Rp 1,933,280 dan setelahnya Rp 2,050,544. Sisa pokok saat suku berganti Rp 63,548,887. Kedua suku diketik sendiri. Halaman ini bukan simulasi bank, dan tidak menyimpan nama atau penghasilan.

Rumus anuitas

cicilan = pokok × r × (1 + r) ^ n / ((1 + r) ^ n − 1)
r = suku tahunan / 12 / 100

n pada fase pertama adalah seluruh bulan tenor, bukan hanya bulan masa tetap. Setelah bulan tetap terlewati, n menjadi sisa bulan dan pokok menjadi saldo. Suku nol membagi pokok rata. Tahun dan masa tetap harus bilangan bulat, dan masa tetap tidak boleh lebih panjang dari tenor. Angsuran dibulatkan ke rupiah, jadi bulan terakhir di bank bisa selisih kecil dari angka ini. Bunga pinjaman tanpa dua fase ada di kalkulator bunga pinjaman. Plafon dari gaji ada di halaman kemampuan KPR, dan biaya perolehan ada di cara menghitung BPHTB.

Batasan

  • Tidak ada provisi, asuransi, atau penalti pelunasan.
  • Bukan penawaran kredit dan bukan perbandingan bank.
  • Uang muka sudah dikeluarkan dari pokok sebelum diisi.

Baca suku di surat penawaran, bukan di iklan. Masa tetap yang berakhir lebih cepat membuat saldo masih besar, sehingga cicilan fase kedua bisa naik meskipun suku hanya naik sedikit. Ulangi dengan suku mengambang yang lebih tinggi bila Anda ingin melihat beban terburuk. Angka di kartu mengikuti rumus yang sama dengan contoh. Formulir tidak dikirim ke server.

Cara membaca hasil

Angka pertama adalah cicilan selama suku tetap masih berlaku. Angka kedua baru dipakai setelah bulan masa tetap habis, jadi jangan menjumlahkan keduanya menjadi cicilan sebulan. Sisa pokok adalah saldo saat suku berganti, bukan tagihan di luar angsuran. Pembulatan ke rupiah dapat membuat bulan terakhir di bank selisih kecil. Bila masa tetap sama dengan tenor, cicilan kedua nol karena tidak ada fase mengambang. Ubah satu suku saja lalu bandingkan, supaya terlihat suku mana yang menggerakkan angsuran. Ulangi dengan suku mengambang yang lebih tinggi bila surat penawaran hanya mengunci beberapa tahun pertama. Formulir tidak menyimpan skenario ke server. Tutup tab menghapus isian, jadi salin kedua cicilan bila masih dibutuhkan untuk dibandingkan dengan surat bank.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana cicilan KPR fixed lalu floating dihitung?

Cicilan masa tetap dihitung dari seluruh tenor. Setelah masa itu, sisa pokok dihitung ulang dengan suku mengambang.

Apakah suku bunga diambil dari bank tertentu?

Tidak. Suku fixed dan floating diisi sendiri. Halaman ini bukan simulasi produk bank.

Mengapa cicilan berubah setelah masa tetap?

Sisa pokok dan sisa bulan memakai suku yang baru, sehingga angsuran fase kedua berbeda.

Apakah uang muka sudah dipotong dari pokok?

Isi pokok pinjaman, yaitu harga setelah uang muka. Uang muka tidak dihitung lagi di halaman ini.