Kalkulator properti dan rumah
Membeli atau membangun rumah melibatkan tiga jenis angka: cicilan, pajak dan biaya transaksi, serta ukuran lahan dan bangunan. Kategori ini menghitung ketiganya dengan aturan Indonesia, sementara suku bunga, NJOP, dan tarif daerah tetap Anda ketik dari dokumen resmi.
Cicilan dan kemampuan membayar
Simulasi KPR menghitung angsuran fixed lalu floating lengkap dengan tabel pokok dan bunga. Sebelum mencari rumah, cek dulu kemampuan KPR dari gaji dan batas cicilan bank. Bila masih ragu, bandingkan biaya jangka panjang di sewa atau beli rumah.
Pajak dan biaya transaksi
Pembeli membayar BPHTB dan honor PPAT, penjual membayar PPh final; semuanya ada di cara menghitung BPHTB dan biaya AJB. Setelah rumah dimiliki, tagihan tahunan dihitung di cara menghitung PBB dari NJOP dan tarif daerah.
Lahan, bangunan, dan investasi
Cara menghitung luas tanah menangani bidang tidak beraturan dan satuan tumbak, bata, atau are. Rencana bangun dihitung di biaya bangun rumah per meter. Untuk rumah kos atau kontrakan, imbal hasil sewa membandingkan pendapatan sewa dengan harga properti. Kebutuhan material rinci ada di kategori bangunan.
Urutan sebelum akad
- Hitung plafon kredit yang masuk akal dari gaji dan cicilan yang sudah berjalan.
- Simulasikan angsuran dengan suku bunga dari brosur bank yang Anda bandingkan.
- Siapkan uang tunai untuk uang muka, BPHTB, honor PPAT, dan biaya balik nama.
- Catat PBB tahunan sebagai biaya tetap setelah rumah menjadi milik Anda.
Catatan: hasil di sini adalah simulasi, bukan penawaran kredit atau pendapat hukum. Angka akhir mengikuti bank, notaris, PPAT, dan kantor pajak daerah. Minta rincian biaya tertulis dari bank dan notaris sebelum menandatangani perjanjian kredit.